Senin, 28 Januari 2013

cara zionis menghancurkan umat islam


             

Zionist merupakan kaum yang membenci umat islam dia merupakan perwujudan DAJJAL .
Zionist tahu bahwa mereka tidak bisa menghancurkan umat islam islam dengan terang-terang maka dia menyerang umat islam dengan cara lain:
·         Melalui sektor ekonomi, terutama bidang perbankan, Yahudi berupaya melahirkan sistem perekonomian berbasis bunga bank (riba). Dengan sistem ini mereka membelenggu warga Indonesia khususnya muslimin bergelut dengan riba. Efeknya sangat besar, menjauhkan muslimin dari rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sehingga do’a sebagai ‘senjata ampuh’ umat Islam kini tidak mereka takutkan lagi.
·         Selain itu, perusahan-perusahan nasional, baik swasta maupun BUMN sebagian besar sahamnya sudah dikuasai mereka. Indosat, Sampoerna (perusahaan rokok), Yamaha, dan Debindo merupakan satu bukti nyata keberadaan mereka di Indonesia. (lihatlah gambar semua produk tadi memiliki kesamaan dengan perlambang star of david).
·         Belum lagi kafe-kafe dan diskotik-diskotik di kota-kota besar, sebagian ada yang menggunakan lambang atau kode-kode zionis. Termasuk LSM-LSM yang kerap menunggangi para aktivis muda (mahasiswa dan pemuda) untuk berbuat chaos dengan bendera-bendera yang memunculkan gaya komunisme baru.
·         Dr. Ridwan Saidi (pemerhati zionis internasional) mengatakan, termasuk lambang beberapa televisi (TV) swasta di Indonesia memiliki makna-makna zionisme. Ini terbukti, hampir semua stasiun televisi yang ada saat ini menayangkan program-program yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam, mistik, huru-hara, percintaan, hamil di luar nikah, sadisme, provokatif, gossip dan adegan konyol lainnya sudah menjadi bagian acaranya.
·         Tidak ketinggalan, bidang pendidikan merupakan sorotan yang paling diminati Zionisme Yahudi. Orang-orang pintarnya diberi beasiswa untuk belajar Islam di universitas terkemuka Amerika dan Eropa. Otak mereka di ‘cuci’ dengan faham-faham Zionis. Tesis dan desertasi mereka menjadi ‘senjata makan tuan’ bagi umat Islam. Sehingga lahirlah Jaringan Islam Liberal (JIL) dengan Pluralismenya dan aliran Revesioner dengan keberaniannya mengubah kandungan Al-Qur’an dan menghujat hadits-hadits shahih, serta aliran-aliran sesat lainnya.
·         Termasuk anak-anak kita yang kini berada di taman kanak-kanak (TK) maupun sekolah dasar (SD), sedikit-demi sedikit pengetahuan mereka disesatkan. Contohnya terhadap keberadaan masjid Al-Aqsha di Palestina. Mereka tidak pernah dikenalkan dengan lokasi masjid umat Islam pertama itu, tempat dimana Rasulullah singgah sebelum melakukan mi’raj ke sidratul muntaha. Hal ini dinyatakan Herry Nurdi (mantan wartawan senior sabili), setelah dirinya melakukan penelitian terhadap berbagai buku peta dunia (ATLAS).
·         Menurutnya, di dalam ATLAS (termasuk globe) tidak ditemukan satu lokasi dimana negeri Palestina berada, bahkan yang ada adalah Israel—negara yang menumpang pada tanah muslimin. Lebih heran lagi, pada bagian belakang ATLAS—gambar bendera negara-negara di dunia—tidak ditemukan bendera Palestina, dan lagi-lagi digantikan dengan bendera Israel. “Ini menunjukan ada upaya dari kaum zionis Yahudi untuk menghapus ingatan generasi muda muslim sejak dini dari sejarah Islam, bahwa di dunia ini tidak pernah berdiri masjid kebanggaan umat Islam, Al-Aqsha, yang jelas-jelas milik muslimin.” Ungkap Herry Nurdi dalam seminar “Mengungkap Freemason dan Zionisme di Indonesia,” di UNTIRTA Cilegon, Banten, (9/6)
·         Lebih jauh ia mengungkapkan, gerakan berbahaya dari zionis Yahudi ini kini telah merambah ke rumah-rumah umat Islam di Indonesia. Ia mencontohkan, tayangan TV bernama Mamamia, KDI, Indonesia Idol dan yang serupa lainnya, merupakan upaya Yahudi untuk meninabobokan umat Islam dengan kesenangan-kesenangan dunia. Hingga akhirnya melupakan urusan muslimin yang amat besar, yaitu rasa kepedulian terhadap saudaranya yang tertindas, rumah suci—masjid—yang dihancurkan, dan tanahnya yang dirampas.
·         Kini, sangat sedikit—bahkan tidak ada—bidang kehidupan yang bersih dari campur tangan Zionis Internasional, pun di bidang politik, tak ada satupun kebijakan yang terlepas dari kepentingan Zionis.
·         Sebab itu hendaknya umat Islam sadar, bahwa Yahudi dan Nasrani akan terus berupaya menghancurkan agama ini, tidak hanya simbol-simbolnya yang di rusak, yang lebih berbahaya lagi mereka meracuni pikiran muslimin dengan faham-faham yang sesat dan menyesatkan (sekuler, pluralis, liberalism, dan isme-isme lainnya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar